.

Dial ADSL Speedy dengan Ubuntu

Dial ADSL Speedy dengan Ubuntu, kalo biasanya kan pake Windows/Mikrotik. tulisan ini membahas cara dial nya dengan Ubuntu. berhubung saya masih Nubitol, copast kesini lagi dah...

1. Modem Speedy diset bridge. seperti gambar dibawah ini :


















2. Buka terminal ketik :
"sudo pppoeconf"
 
3. Masukan password

4. Aplikasi akan mendeteksi interface yang ada di PC anda yang terhubung dengan ADSL modem

5. Yes dan Yes setiap option yang ada

6. Masukin username password speedy anda

7. Dah kelar deh.. jika tdk ada yg salah, speedy anda online pada ubuntu 
~ Untuk melihat konfigurasi yg sudah anda buat, coba ketik commasnd berikut :
"sudo nano /etc/ppp/peers/dsl-provider"
~ Untuk memulai koneksi, commandnya sbb:
"sudo pon dsl-provider"
 ~ Untuk disconnect, ketik command sbb:
"sudo poff"

Driver Pack Solution Baru v.13

Setelah dulu saya menjual DVD Driver Pack Solution v.11.8 dengan link http://inisayanet.blogspot.com/2011/09/dvd-driver-pack-solution-118.html dan alhamdulilah banyak peminatnya. Maka sekarang saya akan menjual Driver Pack Solution v.13.

V.13 merupakan versi terbaru dengan berbagai update driver yang sangat lengkap untuk segala jenis Hardware Laptop lama/baru maupun Komputer lama/baru. Jadi pada saat anda selesai instal ulang anda tidak perlu repot mencari driver dari berbagai merek.

ini situs resminya

http://drp.su/

DriverPack Solution adalah program yang paling populer yang membuat pekerjaan menemukan dan secara otomatis menginstal driver menyenangkan .DriverPack Solution menyederhanakan proses menginstal ulang Windows pada komputer manapun . Tidak ada lagi masalah dengan mencari dan menginstal driver . Semuanya akan dilakukan dalam beberapa klik mouse !Instalasi driver otomatis
    
Program menginstal semua driver yang diperlukan ke komputer manapun hanya dalam sekitar 5 menit .Menghemat Waktu dan uang
    
Tidak ada lagi membuang-buang waktu mencari driver, semua driver yang diperlukan akan diinstal dengan hanya beberapa klik .Driver apapun untuk setiap komputer
    
Semua driver pada satu DVD !
    
Menyederhanakan men-download driver baru dari Internet .Driver update kemampuan
    
Update driver diinstal sebelumnya ke versi terbaru mereka .Jendela 8/7 / Vista / XP
    
Mendukung semua sistem operasi modern !
    
Kedua 64-bit dan versi 32-bit !Mudah digunakan
    
Sederhana dan sangat mudah antarmuka .kemampuan kustomisasi
    
Program kami adalah perangkat lunak open source .


Jadi aplikasi ini cocok untuk para TEKNISI SEPERTI SAYA atau jaga-jaga untuk komputer di rumah pun juga bisa

Bagi yang males download karena filenya terlalu besar.
  
Bisa Order Ke saya 

Harga : Rp. 40.000,- (belum ongkos kirim) 

untuk order SMS aja ke 085755524556 
atau email ke hudalika@gmail.com
atau FB hudalika@gmail.com
atau YM di samping

Download file torrent dari Ubuntu (text based)

Bagi Anda yang tidak suka menggunakan bittorrent untuk mendownload file yang besar karena keterbatasan bandwith koneksi dari ISP, ada satu solusi menarik. Anda sekarang tidak lagi akan stress gara-gara bandwith Anda tersedot oleh koneksi peer to peer yang berat. Anda sekarang bisa melakukan download torrent melalui SSH ke network lain. Syaratnya Anda harus punya akses ke SSH Server linux. Jika Anda bukan penjaga warnet, pemilik warnet, Network Admin, Anda masih bisa menggunakan langkah berikut dengan terlebih dahulu mencari kenalan Network Admin warnet atau pengelola internet Kampus Anda untuk mendapatkannya akses ke server.. hehehe. Baik,mari kita mulai.

Di sini saya sampaikan cara download untuk pengguna Linux, ada banyak artikel yang telah mengulas cara instalasi, konfigurasi dan penggunaan OpenSSH Server. Salah satu diantaranya dapat Anda temukan di sini.
Bagi pengguna Windows, Anda busa gunakan Putty, salah satu tool menarik untuk dapat melakukan koneksi ke server linux melalui SSH. Program ini dikembangkan dengan Lisensi GPL alias Freeware. Anda tinggal download dari sini.
File .ZIP di atas berisi beberapa file dalam keluarga Putty untuk menggunakan fasilitas SSH dari Platform Windows. Setelah selesai download, Anda tinggal masukkan kode IP komputer server Anda, login berikut passwordnya. Biarkan setting port, SSH otomatis akan menggunakan port 22 secara default. Cuman jika Anda gunakan Windows, Anda tidak akan mendapatkan gambaran tentang penggunaan ‘Screen’ di Linux. Anyway, ini bisa jadi sarana belajar bersama..
Screen dan BitTornado
Saya Asumsikan Anda telah berhasil terkoneksi dengan network sekunder yang tadi saya gambarkan bisa Anda peroleh dengan mencari kenalan seorang Network Admin. Di sini saya praktek dengan network salah satu warnet yang saya kenal baik… Selanjutnya kita akan bermain lebih jauh dengan menggunakan kombinasi Screen dan BitTornado untuk mendownload file torrent.
Screen membantu proses download tetap berjalan meski saya sudah logout dari sesi koneksi SSH. Setiap saat saya bisa gunakan perintah “screen -r” untuk kembali melakukan koneksi via SSH dan kembalike screen download untuk memeriksa progress download saya.
Bittornado sebenarnya tidak diperlukan, namun saya suka program ini sebagai fitur tambahan dalam klien Bittorrent Ubuntu. Jika server linux yang Anda akses belum memiliki BitTornado, Anda dapat menginstall program ini dengan perintah berikut. Ingat Anda harus punya akses root untuk melakukannya:
sudo apt-get install screen bittornado
Penggunaan
1. Untuk memulai download, masukkan baris perintah di bawah ini. Ganti tulsan contoh.com dan contoh.torrent dengan lokasi dan file torrent yang sebenarnya:
screen btdownloadcurses http://contoh.com/contoh.torrent
Sekarang Anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini:
openssh-ubuntu
2. Untuk meninggalkan screen dan membiarkan download tetap berjalan, gunakan kombinasi tombol:
<Ctrl>+<A>+<D>
3. Untuk kembali ke Screen download Anda, gunakan perintah:
screen -r
4. Setelah download selesai, Anda dapat memberikan perintah kill pada screen yang sedang aktif dengan kombinasi tombol berikut:
<Ctrl>+<C>
Catatan: Jika Anda memiliki screen yang aktif lebih dari satu, perintah “screen -r” akan mengembalikan Anda pada daftar screen aktif yang dapat Anda pilih.
Untuk mendapatkan detail info tentang perintah screen, gunakan baris perintah berikut:
man screen

TEMPAT KURSUS BELAJAR JARINGAN KOMPUTER DI MALANG


Belajar jaringan komputer
Jaringan komputer termasuk komponen vital dalam perusahaan. Oleh karena itu seorang ahli jaringan komputer yang istilah kerennya Network Administrator kapanpun tetap akan dibutuhkan. Coba bayangkan sebuah komputer tanpa jaringan sepi seperti kuburan. heee.....^_^. otomatis kalau tidak ada jaringan tidak bisa berbagi document, film, dan tidak bisa berbain game online.

Tanpa seorang ahli jaringan internet tidak akan pernah dilahirkan, soalnya yang menghubungkan komputer satu ke komputer lain, server satu ke server lain kan seorang ahli jaringan.

Jaringan sendiri kurang lebih ada 3 jenis mulai dari sekala kecil sampai sekala luas yaitu ada :
  1. LAN (Local Area Network)
  2. MAN( Metropolitan Area Network)
  3. WAN ( Word Area Network)
Yang penjelasan sederhananya LAN itu jaringan yang sekala kecil, biasanya dalam lingkup ruangan sampai antar gedung yang jaraknya tidak terlalu jauh. Sedangkan MAN jaringan komputer yang sekalanya nanggung.. ^_^. he.....soalnya ada di tengah-tengah antara LAN sama WAN , karena lingkum jaringan MAN hanya pada area kota saja atau antar kota yang jaraknya berdekatan. "hayo bisa membayangkan g?" begini contohnya jaringan pemerintahan Kota Malang yang mencakup seluruh kota Malang sampai seluruh Kabupatennya itu disebut MAN. "tambah bingung ya? he....^_6)"

Kalau WAN jaringan komputer yang paling luas  yang mencakup antar pulau bahkan antar benua...

Kalau kawan-kawan yang tingal di malang dan ingin belajar tentang jaringan atau berkonsultasi mengenai jaringan lebih mendalam serta aplikasi-aplikasi server. silahkan saja berkonsultasi di inbox facebook:

FB: hudalika@gmail.com

Nama     : Huda
Alamat   : Karangploso Malang
HP         : 082229990157 WA (fast Respon call only 08.00 s.d 14.00 WIB )
web        : artajasateknik.com

Menerima juga instalasi LAN dan Pembuatan Server (Linux)



PEMBAGIAN KELAS IP ADDRESS JARINGAN KOMPUTER

KELAS JARINGAN

PEMBAGIAN KELAS wxy
z
Net-ID
Host-ID
AIP Address 1 - 126 0 - 2550 - 2550 - 255wxyz
Subnet Mask 255 0 0 0
B IP Address 128 - 191 0 - 255 0 - 2550 - 255wx yz
Subnet Mask 255 255 00
C IP Address 192 - 253 0 - 255 0 - 2550 - 255wxy z
Subnet Mask255 255 2550

Net-ID >> alamat jaringan komputer

Host-ID >> alamat komputer dalam jaringan

TCP/IP dan Kelas-kelas pada IP


Konsep TCP/IP

Dalam konsep komunikasi data suatu jaringan komputer, ada mekanisme pengiriman data dari komputer sumber ke komputer tujuan dimana proses pengiriman paket data tersebut sampai dengan benar ke komputer yang dituju. Tentunya dalam proses pengiriman yang terjadi tidak semudah yang dipikirkan. Alasan pertama, komputer tujuan berada jauh dari komputer sumber sehingga paket data yang dikirimkan bisa saja hilang atau rusak di tengah jalan. Alasan lainnya, mungkin komputer tujuan sedang menunggu/mengirimkan paket data dari/ke komputer yang lain. Tentunya paket data yang akan dikirimkan diharapkan sampai dengan tepat tanpa terjadi kerusakan. Untuk mengatur mekanisme komunikasi data tersebut dibutuhkan pengaturan proses pengiriman data yang dikenal sebagai protocol. Protokol di sini adalah sebuah perangkat lunak yang melekat pada setiap sistem operasi tertentu.

TCP/IP (singkatan dari “Transmission Control Protocol”)

adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada jaringan komputer. TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. Kesimpulannya, TCP/IP inilah yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.

TCP/IP dapat diterapkan dengan mudah di setiap jenis komputer dan inteface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan protokol ini tidak spesifik terhadap satu komputer atau peralatan jaringan tertentu. Sekumpulan protokol TCP/IP ini dimodelkan dengan empat layer TCP/IP, sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini.

Gambar di atas mengambar model TCP/IP terdiri atas empat lapis kumpulan protokol yang bertingkat. Keempat lapisan layer tersebut adalah :

Lapisan Network

Lapisan Network bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat optik atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang di mengerti oleh komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.
Lapisan Internet

Lapisan Internet bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat tiga macam protokol, yaitu IP, ARP, dan ICMP. IP (Internet Protocol) berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. ARP (Address Resulotion Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk menemukan alamat hardaware dari host/komputer yang terletak pada network yang sama. Sedangkan ICMP (Internet Control Massage Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk mengirimkan pesan dan melaporkan kegagalan pengiriman data.
Lapisan Transport

Layer Transport, berisi protokol yang bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Pada lapisan Transport menggunakan Acknowledgement positif dan Acknowledgement negative pada aliran datanya. Acknowlegment positif akan memberitahukan pesan apabila data yang di transferkan telah sampai sedangkan Acknowledgement negative jika paket yang ditransfer tidak sampai ke tujuan maka akan terjadi pengiriman ulang. Kedua protokol tersebut ialah TCP (Transmission Control Protokol) dan UDP (User Datagram Protocol).
Lapisan Aplikasi

Layer teratas adalah Aplication Layer. Pada layer inilah terletak semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP misalnya http, ftp, telnet, smpt dan lain sebagainya.

IP Addressing

IP address digunakan untuk mengidentifikasi interface jaringan pada host dari suatu komputer. Dengan adanya IP address masing-masing host dapat terhubung dan saling bertukar informasi melalaui media transmisi kabel seperti UTP, koaksil atau fiber optic. Sebagai contoh sederhana, jika sebuah surat akan dikirimkan/ ditujukan ke orang lain maka surat tersebut harus dilengkapi dengan alamat lengkap si penerima. Tentu juga alamat si pengirim perlu dicantumkan untuk memudahkan penerima dari mana datangnya surat tersebut. Jika alamat si penerima tidak lengkap misalnya tidak ada nomor rumah, tidak di cantumkan nama penerima maka surat tersebut dipastikan tidak akan sampai.
IP address adalah sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian yang masing-masing bagian itu terdiri dari 8 bit, angka pada masing-masing bit tersebut adalah angka 1 dan 0. misalnya : 11000111. Nilai paling besar dari biner 8 bit adalah 255, angka 255 ini dihitung dari bilangan biner 2 berpangkat.
Misalnya :
11111111 = 27 + 26 + 25 + 24 + 23 + 22 + 21 + 20
= 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1
= 255
Dengan demikian IP address yang terdiri dari 4 bagian bilangan 8 bit maka nilai terbesar IP address tersebut adalah
11111111.11111111.11111111.11111111 atau 255.255.255.255.255
Untuk memudahkan kita dalam membaca dan mengingat suatu alamat IP maka umumnya penamaan yang digunakan adalah berdasarkan bilangan desimal.
IP address dibagi menjadi kelas-kelas yang masing-masing mempunyai kapasitas jumlah IP yang berbeda-beda. IP address terdiri dari dua bagian yaitu bagian network ID dan host ID. Network ID menunjukkan ID alamat jaringan tempat host-host berada sedangkan host ID adalah bagian yang menunjukkan host itu berada. Sederhananya, Network ID seperti nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumah di jalan tersebut.
Kelas-kelas IP address adalah sebagai berikut :

Kelas A
IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.

Karakteristik IP Kelas A
Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit Pertama : 0
NetworkID : 8 bit
HostID : 24 bit
Bit Pertama : 0 -127
Jumlah : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
Range IP : 1.x.x.x – 126.x.x.x
Jumlah IP : 16.777.214
Misalnya IP address 120.31.45.18 maka
Network ID = 120
HostID = 31.45.18
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120

Kelas B
IP address kelas B terdiri dari 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama berikan angka 10 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 128 – 191.

Karakteristik IP Kelas B
Format : 10NNNNNN..NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit Pertama : 10
NetworkID : 16 bit
HostID : 16 bit
Bit Pertama : 128 -191
Jumlah : 16.384
Range IP : 128.1.x.x – 191.155.x.x
Jumlah IP : 65.532
Misalnya IP address 150.70.45.18 maka
Network ID = 150.70
HostID = 60.56
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70

Kelas C

IP address kelas C terdiri dari 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan untuk ukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama berikan angka 110 sehingga bit awal IP tersebut mulai dari 192 – 223.

Karakteristik IP Kelas C
Format : 110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH
Bit Pertama : 110
NetworkID : 24 bit
HostID : 8 bit
Bit Pertama : 192 – 223
Jumlah : 16.384
Range IP : 192.0.0.x.x – 223.255.255.x.x
Jumlah IP : 254 IP
Misalnya IP address 192.168.1.1 maka
Network ID = 192.168.1
HostID = 1
Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1
Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namum kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal namum digunakan untuk IP multicasting dan untuk experimental.

Prinsip Kerja TCP


TCP mempunyai prinsip kerja seperti “virtual circuit” pada jaringan telepon. TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. TCP tidak peduli dengan apa-apa yang dikerjakan oleh IP, yang penting adalah hubungan komunikasi antara dua komputer berjalan dengan baik. Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apa yang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail, transfer file, dsb.) Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika ada kesalahan data. TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.
Berbeda dengan IP yang mengandalkan mekanisme connectionless pada TCP mekanisme hubungan adalah connection oriented. Dalam hal ini, hubungan secara logik akan dibangun oleh TCP antara satu komputer dengan komputer yang lain. Dalam waktu yang ditentukan komputer yang sedang berhubungan harus mengirimkan data atau acknowledge agar hubungan tetap berlangsung. Jika hal ini tidak sanggup dilakukan maka dapat diasumsikan bahwa komputer yang sedang berhubungan dengan kita mengalami gangguan dan hubungan secara logik dapat diputus.
Hal yang cukup penting untuk dipahami pada TCP adalah port number. Port number menentukan servis yang dilakukan oleh program aplikasi diatas TCP. Nomor-nomor ini telah ditentukan oleh Network Information Center dalam Request For Comment (RFC) 1010 [10]. Sebagai contoh untuk aplikasi File Transfer Protokol (FTP) diatas transport layer TCP digunakan port number 20 dan masih banyak lagi.
Prinsip kerja dari TCP berdasarkan prinsip client-server. Dimana server adalah program pada komputer yang secara pasif akan mendengarkan (listen) port number yang telah ditentukan pada TCP. Sedang client adalah program yang secara aktif akan membuka hubungan TCP ke komputer server untuk meminta servis yang dibutuhkan.
Awalnya suatu paket dengan SYN-flag dikirim ke IP tujuan, tujuan akan memberikan respon dengan suatu ACK(SYN) flag atau suatu paket dengan RST-flag. SYN singkatan dari SYN-(synchronisation), yang digunakan untuk ‘memberitahukan’ komputer tujuan suatu permintaan melakukan koneksi, kalau diterima, maka permintaan tersebut akan dijawab dengan suatu paket ACK(SYN) flag. ACK singkatan dari ACK-(Acknowledgement). Setelah menerima paket dengan ACK(SYN) flag, komputer mengirim kembali suatu ACK memberitahukan host lain bahwa koneksi telah dibuat. Hal ini kita sebut sebagai “Three-Way-Handshake”. Jika koneksi telah dibuat dan salah satu host ingin melakukan disconnect, akan dikirim suatu paket dengan FIN-flag diaktifkan. (FIN singkatan dari FINish). Tabel ini akan membuat hal ini lebih jelas:

PEMBAGIAN KELAS IP ADDRESS JARINGAN COMPUTER


Untuk mengatur alamat masing-masing komputer pada suatu jaringan, digunakanlah IP Address. IP Address adalah suatu alamat yang diberikan ke peralatan jaringan komputer untuk dapat diidentifikasi oleh komputer yang lain. Dengan demikian masing-masing komputer dapat melakukan proses tukar-menukar data / informasi, mengakses internet, atau mengakses ke suatu jaringan komputer dengan menggunakan protokol TCP/IP. IP Address digunakan untuk mengidentifikasi interface jaringan pada host dari suatu mesin (komputer). IP Address terdiri dari sekelompok bilangan biner 32 bit yang dibagi menjadi 4 bagian. Masing-masing bagian terdiri dari 8 bit, yang berarti memiliki nilai desimal dari 0 sampai 255. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP Address adalah sebagai berikut:

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx
Setiap tanda simbol “x” dapat kita gantikan oleh angka 0 dan 1, misal :
11000000.10101000.00000000.00000001

Notasi IP Address dengan bilangan biner seperti di atas tidak mudah kita baca dan hapalkan. Oleh karena itu, untuk memudahkan dalam membaca dan mengingat suatu alamat IP dalam jaringan, IP Address sering ditulis sebagai 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik. Setiap bilangan desimal tersebut merupakan nilai dari satu oktet (8 bit) IP Address, misalnya :

11000000.10101000.00000000.00000001
192 . 168 . 0 . 1

IP Address dapat dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu host ID dan network ID. Host ID berfungsi untuk mengidentifikasi host dalam suatu jaringan. Sedangkan Network ID berfungsi untuk mengidentifikasikan suatu jaringan dari jaringan yang lain. Hal ini berarti seluruh host yang tersambung di dalam jaringan yang sama memiliki network ID yang sama pula. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network ID atau network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap (konstan), tergantung pada kelas network yang kita gunakan.
Terdapat beberapa kelas IP Address yang digunakan dalam TCP/IP dalam suatu jaringan, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E.

KELAS A
Pada jaringan IP Address kelas A, bit pertama dari IP address tersebut adalah 0. Bit pertama dan 7 bit berikutnya (8 bit per¬tama) merupakan network ID, sedangkan 24 bit terakhir merupakan host ID. Maka pada kelas A hanya terdapat 128 network IP Address dengan jangkauan dari 0.xxx.xxx.xxx sampai 127.xxx.xxx.xxx.

KELAS B
Pada jaringan IP Address kelas B, 2 bit pertama dari IP address adalah 10. Dua bit ini dan bit berikutnya (16 bit pertama) merupakan network ID. Sedangkan 16 bit terakhir merupakan host ID. Maka pada kelas B terdapat 16384 network IP Address dengan jangkauan dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.255.xxx.xxx.

KELAS C
Pada jaringan IP Address kelas C, 3 bit pertama dari IP Address adalah 110. Tiga bit ini dan 21 bit berikutnya (24 bit pertama) merupakan network ID. Sedangkan 8 bit terakhir merupakan host ID. Maka pada kelas C terdapat lebih dari 2 juta network IP Address dengan jangkauan dari 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx.

KELAS D
Pada jaringan IP Address kelas D, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 0. Sedangkan bit sisanya digunakan untuk grup host pada jaringan dengan range IP antara 224.0.0.0 – 239.255.255.255. IP Address Kelas D digunakan untuk multicasting, yaitu pemakaian aplikasi secara bersama-sama oleh sejumlah komputer. Multicasting berfungsi untuk mengirimkan informasi pada nomor host register. Host-host dikelompokkan dengan meregistrasi atau mendaftarkan dirinya kepada router lokal dengan menggunakan alamat multicast dari range alamat IP Address kelas D. Salah satu penggunaan multicast address pada internet saat ini adalah aplikasi real time video conference yang melibatkan lebih dari dua host (multipoint) dengan menggunakan Mbone (Multicast Backbone).

KELAS E
Pada jaringan IP Address kelas E, 4 bit pertama dari IP Address ini adalah 1 1 1 1. IP address kelas E mempunyai range antara 240.0.0.0 – 254.255.255.255. IP Address kelas E merupakan kelas IP address eksperimen yang dipersiapkan untuk peng¬gunaan IP Address di masa yang akan datang.

IP PRIVATE DAN IP PUBLIC
Berdasarkan jenisnya IP address dibedakan menjadi 2 macam yaitu IP Private dan IP Public.
IP Private adalah suatu IP address yang digunakan oleh suatu organisasi yang diperuntukkan untuk jaringan lokal. Sehingga organisasi lain dari luar organisasi tersebut tidak dapat melakukan komunikasi dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan intranet.
Sedangkan Range IP Private adalah sebagai berikut :
Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255
Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255
Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255

IP Public adalah suatu IP address yang digunakan pada jaringan lokal oleh suatu organisasi dan organisasi lain dari luar organisasi tersebut dapat melakukan komunikasi langsung dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan internet.
Sedangkan range dari IP Public : range IP address yang tidak termasuk dalam IP Private.

SUBNETTING
Subnetting adalah pembagian suatu kelompok alamat IP menjadi beberapa network ID lain dengan jumlah anggota jaringan yang lebih kecil, yang disebut subnet (subnetwork).
Subnet Mask merupakan angka biner 32 bit yang digunakan untuk :
•Membedakan antara network ID dengan host ID.
•Menunjukkan letak suatu host, apakah host tersebut berada pada jaringan luar atau jaringan lokal.

Tujuan dalam melakukan subnetting ini adalah :
•Membagi satu kelas netwok atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
•Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
•Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
•Penggunaan IP Address yang lebih efisien.

Ada dua pendekatan dalam melakukan pembentukan subnet, yaitu :
•Berdasarkan jumlah jaringan yang akan dibentuk.
•Berdasarkan jumlah host yang dibentuk dalam jaringan.

Kedua-duanya akan dipakai untuk menentukan efisiensi pe¬nomoran IP dalam suatu lingkungan jaringan. Pada subnet mask seluruh bit yang berhubungan dengan host ID diset 0. Sedangkan bit yang berhubungan dengan network ID diset 1.
Untuk menentukan suatu host berada pada jaringan luar atau pada jaringan lokal, kita dapat melakukan operasi AND antara subnet mask dengan IP Address asal dan IP Address tujuan, serta membandingkan hasilnya sehingga dapat diketahui ke mana arah tujuan dari paket IP tersebut. Jika kedua hasil operasi tersebut sama, maka host tujuan terletak di jaringan lokal dan paket IP dikirim langsung ke host tujuan. Jika hasilnya berbeda, maka host terletak di luar jaringan lokal, sehingga paket IP dikirim ke default router.

SEKILAS TENTANG IPV6 (IP VERSI 6)
Perkembangan jaringan dan internet yang berkembang sangat pesat akhir-akhir ini membuat Internet Protocol (IP) yang sering digunakan dalam jaringan dengan TCP/IP menjadi ketinggalan. Khususnya, karena sekarang ini telah terdapat berbagai aplikasi pada internet yang membutuhkan kapasitas IP jaringan yang sangat besar dan dengan jumlah yang sangat banyak. Aplikasi-aplikasi tersebut di antaranya email, multimedia menggunakan internet, remote access, FTP (File Transfer Protocol), dan lain sebagainya. Aplikasi ini membutuhkan supply layanan jaringan yang lebih cepat dan fungsi keamanan menjadi faktor terpenting di dalamnya.
Kebutuhan akan fungsi keamanan tersebut tidak dapat dipenuhi oleh IPV4, karena pada IP ini memiliki keterbatasan, yaitu hanya mempunyai panjang address sampai dengan 32 bit saja. Dengan demikian, diciptakanlah suatu IP untuk mengatasi keterbatasan resource Internet Protocol yang telah mulai berkurang serta memiliki fungsi keamanan yang handal (relia¬bility). IP tersebut adalah IPV6 (IP Versi 6), atau disebut juga dengan IPNG (IP Next Generation). IPV6 merupakan pengembangan dari IP terdahulu yaitu IPV4. Pada IP ini terdapat 2 pengalamatan dengan panjang address sebesar 128 bit.
Penggunaan dan pengaturan IPV4 pada jaringan dewasa ini mulai mengalami berbagai masalah dan kendala. Di mulai dari masalah pengalokasian IP address yang akan habis digunakan karena banyaknya host yang terhubung atau terkoneksi dengan internet, mengingat panjang addressnya yang hanya 32 bit serta tidak mampu mendukung kebutuhan akan komunikasi yang aman.
IPv6 mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi karena berada pada level Network Layer, sehingga dapat mencakup semua level aplikasi. Hal tersebut berbeda dengan IPV4 yang bekerja pada level aplikasi. Oleh sebab itu, IPV6 mendukung penyusunan address secara terstruktur, yang memungkinkan Internet terus berkembang dan menyediakan kemampuan routing baru yang tidak terdapat pada IPV4.


Teknologi ADSL

Koneksi internet saat ini semakin bertambah cepat, dari broadband, fiber to home, cable modem dengan triple pay yang menawarkan 1 koneksi dengan berbagai layanan. Salah satu layanan internet yang paling mudah dan murah biayanya saat ini di Indonesia adalah koneksi menggunakan teknologi ADSL yang di sediankan oleh Telkom dengan Brand Telkom Speedy.

Apakah ADSL itu ?

ADSL adalah singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line. ADSL adalah sebuah teknologi interkoneksi data yang hanya menggunakan kabel telepon biasa dengan kecepatan maximum Dowstream Up To 8 Megabit per detik(Mbps) dengan jarak maksimal sekitar 6000 feet (1.820 Meter), dan kecepatan maximum Upstream Up To 640 kilobit per detik (Kbps).
Dalam prakteknya, kecepatan yang bisa di gunakan sampai 1.5Mbps downstream dan 64 sampai 640kbps upstream. Beberapa pengembangan dari ADSL adalah teknologi ADSL2 dan ADSL2+.
ADSL2 meningkatkan kecepatan downstream sampai 12Mbps dan upstream 1Mbps, dan ADSL2+ bahkan lebih baik lagi, kecepatan meningkat sangat tajam yaitu downstream sampai 24Mbps dan upstream sampai dengan 3Mbps.

Namun teknologi ADSL memiliki keterbatasan dalam hal jarak maximal dari kabel, yaitu 6000 feet(1.820 meter). Apabila jarak melebihi standart ADSL , maka koneksi tidak dapat dilakukan. Namun dalam prakteknya biasanya tidak sampai 1.820 meter pun sudah tidak bisa berjalan dengan baik, hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti noise, tipe konektor, dan lain sebagainya.

Pertanyaannya adalah , ADSL menggunakan teknologi Line Telepon untuk mentrasmisikan data dalam kecepatan tinggi, mengapa jarak tidak mempengaruhi line untuk Voice/ telepon?
Jawabannya adalah karena adanya Amplifier yang digunakan untuk memperkuat sinyal Voice dalam line telepon. Hal ini yang membuat panjang kabel tidak mempengaruhi Line Telepon dan suara tetap terdengar.
Namun sayangnya teknologi ADSL tidak dapat bekerja bila line ada amplifier yang digunakan untuk memperkuat sinyal telepon karena Amplifier tersebut akan mengganngu sinyal ADSL dan koneksi tidak bisa dilakukan.
Hal ini pula yang menjadi jawaban mengapa tidak semua line telepon yang ada tidak bisa dipastikan memiliki layanan ADSL, karena beberapa faktor yang disebut dibawah ini :

  1. Kabel Fiber Optic
    Sinyal ADSL tidak dapat melewati konversi sinyal dari analog ke digital kemudia ke analog lagi bila jaringan telepon manggunakan fiber optik.
  2. Penguat sinyal
    Bila jaringan telepon menggunakan penguat sinyal untuk menambah jarak yang bisa dijangkau jaringan telepon, maka ADSL tidak dapat digunakan di jaringan tersebut.
  3. Jarak Ke Central Office (Dalam Hal ini STO telkom)
    Bila jarak rumah anda ke central telkom melebihi jarak yang di tentukan oleh teknologi ADSL maka dapat dipastikan layanan ADSL tidak dapat sampai ke rumah anda.

Kemudian bagaimana caranya pengiriman data dilakukan dengan hanya kabel telepon biasa ?
Metodanya adalah dengan membagi sinyal yang dikirim melalui kabel telepon dengan teknik DMT (Discrete Multitone) yang distandarisasi oleh ANSI untuk digunakan dalam ADSL.
Layanan telepon standart membatasi frekuensi yang bisa dibawa oleh switch , telepon dan peralatan lainnya. Suara manusia dalam percakapan biasa, dapat di bawa pada frekuensi 400 Hz sampai 3.400 Hz. Dalam banyak kasus, kabel dapat menghandle frekuensi sampai berjuta juta Hertz. Peralatan modern yang mengirimkan sinyal digital daripada sinyal analog dapat menggunakan kapasitas kabel telepon semaximal mungkin, yang mana di gunakan oleh modem DSL.

DMT membagi jalur data menjadi 247 Channel, dengan besar masing masing channel 4Khz. Dalam analogi sederhana, berarti ada 247 jalur koneksi yang dibuat oleh modem ADSL ke central office.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Setiap channel di monitor, dan bila channel mengalami penurunan kualitas maka modem akan menggunakan channel lainnya. Penggantian channel ini dilakukan terus meneruh untuk mendapatkan channel yang terbaik untuk mentransmisikan data melalui kabel telepon tsb.
Kemudian Kontrol dan monitoring channel dilakukan di frekuensi 8 KHz untuk informasi upstream dan downstreamnya.

Biasanya pada line telepon sebelum masuk ke peralatan modem ADSL, diberikan sebuah splitter. Apakah gunanya?
Splitter ini berfungsi sebagai Low Pass Filter. Filter ini memblokir semua sinyal yang memiliki frekuensi diatas 4 Khz, mencegah adanya ganguan sinyal antara sinyal suara dan sinyal Data.

Bila tidak ada Filter ini, biasanya koneksi ADSL tidak akan maksimal bahkan terputus-putus.



Supaya koneksi ADSL anda maksimal, pastikan ada Filter yang dipasang sebelum line masuk ke peralatan / modem, karena line ADSL bisa digunakan untuk VOICE juga dan aliran data tidak terganggu.

Apakah menggunakan ADSL bisa digunakan untuk HotSpot ?
Tentu saja bisa, teknologi ADSL menghubungkan anda ke Internet, kemudian HotSpot untuk menyebarkan koneksi di rumah anda / di lokasi anda dengan sinyal wireless tanpa kabel, sehingga anda / pelanggan anda dapat menikmati akses internet tanpa kabel.

Sumber :
http://www.howstuffworks.com

7 Langkah remote MySQL database server

Langkah # 1: Menggunakan SSH Login (jika server berada di luar pusat data Anda)

Pertama, login lewat ssh ke server database MySQL jauh:

Code:
ssh Liyan@mysql.nixcraft.i

Langkah # 2: Edit File my.cnf

Setelah terhubung anda perlu mengedit konfigurasi server MySQL my.cnf file menggunakan editor teks seperti vi.(gw banget ne wkwkwkwkwk)

Jika teman2 menggunakan Debian (yang saya gunakan adalah Blankon ombilin 6.0 hasil remastering sendiri) berkas Linux terletak di /etc/ my.cnf lokasi mysql
Jika Anda menggunakan Red Hat Linux / Fedora / Centos berkas Linux (ufah lama gak make) terletak di / / my.cnf lokasi dll
Jika Anda menggunakan FreeBSD (ne yang Liyan suka) anda harus menciptakan file / var / db / mysql / my.cnf
Edit / etc / my.cnf, jalankan:

Code:
# vi /etc/my.cnf

Langkah # 3: Setelah file dibuka, cari baris yang berbunyi sebagai berikut

Code:
[Mysqld]

Membuat garis skip yakin-networking adalah komentar (atau menghapus baris) dan tambahkan baris berikut

Code:
bind-address = IP-SERVER-BROTHER

Misalnya, jika MySQL server anda punya IP 65.55.55.2 maka seluruh blok harus terlihat seperti sebagai berikut:

Code:
[mysqld]
user = mysql
pid-file = /var/run/mysqld/mysqld.pid
socket = /var/run/mysqld/mysqld.sock
port = 3306
basedir = /usr
datadir = /var/lib/mysql
tmpdir = /tmp
language = /usr/share/mysql/English
bind-address = 65.55.55.2
# skip-networking
....
..
....

Dimana,
bind-address: alamat IP untuk mengikat.
skip-networking: skip tanpa mendengarkan koneksi TCP / IP sama sekali. Semua interaksi dengan mysqld harus dilakukan melalui soket Unix. Pilihan ini sangat dianjurkan untuk sistem yang hanya permintaan lokal diperbolehkan. Karena sobat o2nri2 perlu untuk memungkinkan koneksi remote baris ini harus dihapus dari my.cnf atau menaruhnya di negara komentar.
Langkah # 4 Simpan dan Tutup file

Restart mysql server, masukkan:

Code:
# /etc/init.d/mysql restart

Langkah # 5 akses Grant untuk alamat IP remote

Menyambung ke server mysql:

Code:
$ mysql -u root -p mysql

Memberikan akses ke database baru

Jika Anda ingin menambahkan sebuah database baru bernama foo untuk bar pengguna dan remote IP 202.54.10.20 maka Anda perlu mengetikkan perintah berikut pada mysql> prompt:

Code:
mysql> CREATE DATABASE foo;
mysql> GRANT ALL ON foo.* TO bar@'202.54.10.20' IDENTIFIED BY 'PASSWORD';

Code:
mysql> CREATE DATABASE foo;
mysql> GRANT ALL ON foo.* TO bar@'202.54.10.20' IDENTIFIED BY 'PASSWORD';

Hmmm,,, muncul pertanyaan ne dari otak Liyan. lantas bagaimana kita bisa Berikan Akses Untuk Sebuah Database yang ada?
Mari kita berasumsi ok...nah disini kita selalu membuat sambungan dari jarak jauh tersebut,, sebut saja IPnya 202.54.10.20 untuk database disebut WebDb untuk webadmin pengguna, Untuk memberikan akses ke alamat IP jenis ini perintah berikut pada prompt mysql> untuk database yang ada, input:

Code:
mysql> update db set Host='202.54.10.20' where Db='webdb';
mysql> update user set Host='202.54.10.20' where user='webadmin';

Langkah # 5: Keluar dari MySQL

Ketik exit perintah untuk mysql logout:

Code:
mysql> exit

Langkah # 6: Buka port 3306

Anda perlu membuka port TCP 3306 menggunakan iptables atau firewall pf BSD.

Contoh iptables untuk membuka aturan firewall iptables Linux
Code:
/ Sbin / iptables-A INPUT-i eth0-p tcp - destination-port 3306-j ACCEPT

ATAU hanya mengijinkan koneksi remote dari server web Anda terletak di 10.5.1.3:

Code:
/ Sbin / iptables-A INPUT-i eth0-s 10.5.1.3-p tcp - destination-port 3306-j ACCEPT

atau hanya mengijinkan koneksi remote dari 192.168.1.0/24 lan subnet Anda:

Code:
/ Sbin / iptables-A INPUT-i eth0-s 192.168.1.0/24-p tcp - destination-port 3306-j ACCEPT

Akhirnya menyimpan semua aturan:

Code:
# service iptables save

Sampel FreeBSD / OpenBSD pf aturan (/ etc / pf.conf)

Code:
pass in on $ext_if proto tcp from any to any port 3306

ATAU membolehkan akses hanya dari web server Anda berlokasi di 10.5.1.3:

Code:
pass in on $ext_if proto tcp from 10.5.1.3 to any port 3306 flags S/SA synproxy state

Langkah # 7: Ujilah

Dari sistem remote desktop Anda atau ketik perintah berikut:
Code:
$ mysql -u webadmin –h 65.55.55.2 –p
Dimana,

-U webadmin: webadmin adalah username dari MYSQL
-H IP atau nama host: MySQL server 65.55.55.2 adalah alamat IP atau nama host (FQDN)
-P: Prompt untuk password
Anda juga dapat menggunakan telnet untuk terhubung ke port 3306 untuk tujuan pengujian:

Code:
$ telnet 65.55.55.2 3306
pinterpinterstress:stressbreakpc

gimana ??? bener 7 langkah kan ???
huaamamamamma,,, ngantuk ne,, udah dulu ya,,,
see you...

Promo AKHIR TAHUN

JAM TANGAN PRIA 100RB AN

JAM TANGAN PRIA 100RB AN
JAM TANGAN PRIA 100RB AN

Berlangganan

Popular Posts

Total Pageviews

Blogger templates

Powered by Blogger.
Back to top